Penyakit Batu ginjal dan gagal ginjal

PENYAKIT GINJAL
1)    Batu Ginjal
Salah satu di antara penyakit ginjal adalah batu ginjal. Penyakit ini diakibatkan oleh batu-batu kecil yang terbentuk didalam ginjal dan bergerak turun ke dalam pipa kemih (ureter).
Batu-batu tersebut menyebabkan nyeri yang menusuk pada bagian punggung bawah, saluran air seni atau perut sebelah bawah. Didalam kandung kemih, batu-batu itu dapat menyumbat saluran air seni (uretra) dan mengakibatkan buang air kecil terasa nyeri dan sukar ke luar. Adapun faktor-faktor yang berperan pada pembentukan batu ginjal meliputi ras, keturunan, jenis kelamin, bakteri, kurang minum, air minum jenuh mineral, pekerjaan, makanan, dan suhu tempat kerja.
Dalam istilah kedokteran, batu ginjal disebut nephrolithiasis atau renal calculi. Batu ginjal adalah suatu keadaan yang terdapat satu atau lebih didalam pelvis atau calices dari ginjal atau didalam saluran ureter. Pembentukan batu ginjal dapat terjadi dibagian mana saja dari saluran kencing, tetapi biasanya terbentuk pada dua bagian terbanyak pada ginjal, yaitu dipalsu ginjal (renal pelvis) dan calix renalis. Batu dapat terbentuk dari kalsium, fofat, atau kombinasi asam urat yang biasanya larut didalam urine.
Batu ginjal ukurannya bervariasi, dapat bersifat tunggal atau ganda. Batu-batu tinggal dan pasu ginjalatau bisa masuk ke dalam ureter dan merusak jaringanginjal. Batu yang besar dapat merusak jaringan dengan tekanan atau mengakibatkan obstruksi, sehingga terjadi aliran kembali cairan.  Kebanyakan batu ginjal terjadi secara berulang-ulang.
Batu ginjal lebihbanyak diderita penduduk dari ras Afrika dan Asia (termasuk Indonesia) dibandingkan penduduk Amerika dan Eropa. Jika berdasarkan keturunan, peluang terkena batu ginjal lebih besar jika terdapat riwayat penderita batu ginjal dalam keluarga. Sedangkan, dari sisi jenis kelamin, pria lebih berisiko terkena batu ginjal/kandung kemih dibandingkan wanita. Diperkirakan 80% pria berusia 70 tahun mengalami gejala tersebut.
Bakteri juga dapat menimbulkan pembentukan batu ginjal. Saluran urine yang terinfeksi bakteri pemecah urea pada urine akan menstimulasi pembentukan batu pada kandung kemih. Jika kurang minu, maka kepekatan urine meningkat (konsentrasi semua substansi dalam urine meningkat), sehingga mempermudah pembentukan batu. Lantas, air minum jenuh mineral, terutama kalsium, berpengaruh besar terhadap pembentukan batu.
Pekerjaan dari pekerja keras yang banyak bergerak, seperti buruh dan petani lebih besar berisiko mengidap batu ginjal/kandung kemih dibandingkan orang yang pekerjaannya lebih banyak duduk. Konsumsi makanan juga berpengaruh, misalnyapada masyarakat ekonomi rendah (kurang makan putih telur) dan sering menderita batu saluran kemih. Makanan dengan kadar oksalat, natrium, kalsium yang tinggi, dan protein hewan dengan purin tinggi memicu terbentuknya batu ginjal/kandung kemih. Sementara suhu, yaitu tempat dengan suhu panas semisal di daerah tropis (Indonesia) dan di kamar mesin yang banyak mengeluarkan keringat mempermudah pembentukan batu ginjal.
Sebuah sumber merumuskan penyebab sistem metabolisme tubuh tidak berjalan maksimal.
a.    Cairan yang dibutuhkan untuk menggelontor berbagai racun di dalam tubuh tidak mencukupi. Bakteri juga dapat menimbulkan pembentukan batu ginjal. Saluran urine yang terinfeksibakteri pemecah urea pada urine akan menstimulasi pembentukan batu pada kandung kemih. Hal ini mengakibatkan urine mengalami kondensasi, sehingga membentuk butiran seperti batu.
b.    Tubuh memproduksi asam urat di dalam darah terlalu berlebihan.
c.    Infeksi yang terjadi didalam ginjal yang mempermudah batu ginjal terbentuk.
d.    Faktor genetik. Jika ditemukan salah satu anggota keluarga menderita batu ginjal, hampir dimungkinkan keturunanya berpotensi mengalami hal serupa.
Walaupun besar dan lokasi batu bervariasi, rasa sakit yang disebabkan oleh obstruksi merupakan gejala utama. Batu yang besar dengan permukaan kasar yang masuk ke dalam ureter akan menambah frekuensi dan memaksa kontraksi ureter secara otomatis. Rasa sakit dimulai dari pinggang bawah menuju ke pinggul, kemudian ke alat kelamin luar. Intensitas rasa sakit berfluktuasi dan rasa sakit yang luar biasa menjadi puncak dari kesakitan.
Apabila batu berada di pasu ginjal dan di calix, rasa sakit menetap dan kurang intensitasnya. Sakit pinggang terjadi bila batuyang mengadakan obstruksi berada didalan ginjal. Sedangkan, rasa sakit yang parah pada bagian perut terjadi jika batu telah pindah ke bagian ureter. Mual dan muntah selalu mengikuti rasa sakit yang berat. Penderita batu ginjal kadang-kadang juga mengalami panas, kedinginan, adanya darah didalam urine bila batu melukai ureter, distansi perut, dan nanah dalam urine.
Ada beberapa gejala yang bisa Anda jadikan pegangan untuk mengarahkan keluhan tersesebut ke gejala batu ginjal, diantaranya ialah:
a.    Rasa sakit yang luar biasa pada pinggang bawah, baik satu sisi maupun keduanya.
b.    Nyeri dirasakan sampai ke pangkal paha.
c.    Terdapat darah pada air kencing.
d.    Rasa meriang atau demam seperti gejala flu.
e.    Mual dan muntah.
f.    Warna air kencing yang lebih menyengat, dan
g.    Rasa panas atau terbakar saat kencing
2)    Gagal Ginjal
Penyakit gagal ginjal adalah penyakit ketika fungsi organ ginjal mengalami penurunan, hingga fungsi organ ginjal mengalami penurunan, hingga akhirnya tidak lagi mampu bekerja sama sekali dalam hal penyaringan pembungan elektrolit tubuh, serta tidak mampu menjaga keseimbangan cairan dan zat kimia tubuh, seperti sodium dan kalium didalam darah atau produksi urine.
Penyakit gagal ginjal dapat menyerang siapa saja yang menderita penyakit serius atau terluka yang berdampak langsung pada ginjal itu sendiri. Penyakit gagal ginjal lebih sering dialami orang yang berusia dewasa, terlebih pada kaum lanjut usia.
Penyakit gagal ginjal merupakan penyakit yang berbahaya karena dengan terganggunya fungsi ginjal, kotoran dalam tubuh, terutama urea dari darah yang dibuang bersama urine tidak dapat tersaring dengan baik. Penyakit ini memang tidak menular, tetapi menimbulkan kematian dan dibutuhkan biaya mahal untuk pengobatan yang terus berlangsung seumur hidup pasien.
Pada penyakit ginjal kronik terjadi penurunan fungsi ginjal secara perlahan, sehingga terjadi gagal ginjal yang merupakan stadium terberat penyakit ginjal kronik. Jika sudah sampai stadium ini, pasien memerlukan terapi pengganti ginjal berupa cuci darah (hemodialisis) atau cangkok ginjal yang biayanya mahal.
Berat ginjal yang kita miliki memang hanya 150 g atau sekitar separuh genggaman tangan kita. Tetapi fungsi ginjal sangat strategis  dan mempengaruhi semua bagian tubuh. Selain mengatur keseimbangan cairan tubuh, elektrolit, dan asam basa, ginjal juga membuang sisa metabolisme yang bisa meracuni tubuh, mengatur tekanan darah, dan menjaga kesehatan tulang.
Terjadinya gagal ginjal disebabkan oleh beberapa penyakit serius yang diderita oleh tubuh yang secara perlahan-lahan berdampak pada kerusakan organ ginjal. Adapun beberapa penyakit yang sering kali berdampak pada kerusakan ginjal, diantaranya ialah sebagai berikut :
a.    Tekanan darah tinggi (hipertensi)
b.    Diabetes mellitus
c.    Adanya sumbatan pada saluran kemih (batu, tumor, dan penyempitan)
d.    Kelainan autonium, misalnya lupus eritematosus sistemik
e.    Kanker
f.    Kalainan ginjal, terjadi perkembangan banyak kista pada organ ginjal itu sendiri (polycystic kidney disease)
g.    Rusaknya sel penyaring pada ginjal, baik akibat peradangan oleh infeksi atau dampak dari penyakit darah tinggi. istilah kedokterannya disebut sebagai glomerulonephritis
h.    Penyalahgunaan obat terlarang
i.    Over dosis obat kimia, minum obat kimia jangka waktu lama
j.    alkohol minuman keras