Penderita penyakit gagal ginjal kronis mengalami gejala-gejala sebagai berikut

(Suyono Slamet dalam Buku Ajar Penyakit Dalam)
a.    Gangguan pada Gastroinfestinal
1)    Anorexsia, mual, dan muntah akibat adanya gangguan metabolisme protein dalam usus dan terbentuknya zat-zat toksit.
2)    Fetor uremik disebabkan oleh ureum yang berlebihan pada air liur, yang kemudian diubah menjadi ammonia oleh bakteri, sehingga napas penderita berbau ammona.
b.    Gangguan Sistem Hematologi dan Kulit
1)    Anemia karena kekurangan produksi eritropoetin.
2)    Kulit pucat dan kekuningan akibat anemia dan penimbunan urokrom.
3)    Gatal-gatal akibat toksis uremik.
4)    Trombositopenia (penurunan kadar trombosit dalam darah).
5)    Gangguan fungsi kulit (fagositosis dan kematosis berkurang).
c.    Gangguan Sistem Saraf dan Otak
1)    Mippi, kelainan dan hipertropi otot.
2)    Ensipalopati metaboli, lemah, tidak bisa tidur, dan konsentrasi terganggu.
d.    Sistem Kadiovaskuler
1)    Hipertensi.
2)    Dada teras nyeri dan sesak napas.
3)    Gangguan irama jantung akibat scelerosis dini.
4)    Edema.
e.    Gangguan Sistem Endokrin
1)    Gangguan seksual/libido; fertilitas dan penurunan seksual pada laki-laki serta gangguan menstruasi pada wanita.
2)    Gangguan metabolisme glukosa retensi insulin dan gangguan sekresi insun.
f.    Gangguan pada sistem lain
1)    Tulang mengalami osteodistrofi renal.
2)    Asidosis metabolik.